Penyimpangan Aqidah Kaum Syiah – Tentang Imamah (Kepimpinan Umat)

Imamah menurut mereka merupakan rukun yang paling utama. Diriwayatkan dari Al-Kulaini dalam Al-Kafi (2/18) dari Zurarah dari Abu Ja’far, ia berkata: “Islam dibangun di atas lima perkara: ….shalat, zakat, haji, shaum dan wilayah (imamah)….” Zurarah berkata:”Aku katakan, mana yang paling utama?” Ia berkata:”Yang paling utama adalah wiayah.” (Dinukil dari Badzlul Majhud, 1/74).

Imamah ini (menurut mereka) adalah hak ‘Ali bin Abu Thalib dan keturunannya sesuai dengan wasiat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam. Adapun selain mereka (Ahlul Bait) yang telah memimpin kaum muslimin dari Abu Bakr, ‘Umar dan yang sesudah mereka hingga hari ini, walaupun telah berjuang untuk Islam, menyebarkan dakwah dan meninggikan kalimatullah di muka bumi, serta memperluas dunia Islam, maka sesungguhnya mereka hingga hari kiamat adalah perampas (kekuasaan). (Lihat Al-Khuthuth Al-Andhah, hal 16-17).

Mereka pun berkeyakinan bahawa para imam ini ma’shum (terjaga dari segala dosa) dan mengetahui hal-hal yang ghaib. Al-Khumaini (Khomeini) berkata:”Kami bangga bahawa para imam kami adalah para imam yang ma’shum, mulai ‘Ali bun Abu Thalib hingga Penyelamat Umat manusia Al-Imam Al-Mahdi, sang penguasa zaman – baginya dan bagi nenek moyangnya beribu-ribu penghormatan dan salam – yang dengan kehendak Allah yang Maha Kuasa, ia hidup (pada saat ini) seraya mengawasi perkara-perkara yang ada.” (Al-Wahiyyah Al-Illahiyyah, hal. 5, dinukil dari Firaq Mu’ashirah, 1/192)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s