*INILAH AQIDAH SALAF SHALIH AHLI SUNNAH WALJAMA’AH *

Bismillaahirrahmaanirrahiim,.,.

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala,shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulillaahi shallallaahu alaihi wa sallam,beserta keluarga dan para sahbtnya.

Mempelajari  Aqidah yang benar  [ shahih ] serta mengajarkan kepada manusia baik secara lisan maupun tulisan adalah sebaik-baik aktifitas dan amal dalam kehidupan ini.Terlebih disaat manusia dalam kesesatan,jauh dari Aqidah yang benar.Telah begitu merasuk dan merusaknya aqidah-aqidah batil serta  merajalelanya syubhat-syubhat yang begitu dahsyat menerpa umat.

Menjadikan manusia jauh meninggalkan aqidah  yang benar yaitu ; “ AQIDAH SALAF SHALIH AHLI SUNNAH WALJAMA’AH “.Bahkan aqidah ini telah menjadi asing dan dianggap aneh bagi mayoritas umat islam.Kebanyakan dari mereka telah mengikuti aqidah-aqidah batil ahli kalam dari kelompok Asy’ariyah,al Maturidiyah,Ahmadiyah, Syi’ah dan lainnya.Mereka telah menganggap dan meyakini bahwa aqidah seperti itulah yang paling benar.

Semoga catatan yang ringkas ini dapat mengungkap syubhat-syubhat dalam aqidah serta dapat menjadi sarana  pencerahan bagi kita dan umat islam secara umum,Aamiin yaa Mujib as Saailiin wa Huwa al Qadiir wa al Musta’aan.

*DEFINISI AQIDAH *;

AQIDAH  [ العقيدة ] berasal dari kataعقد يعقد عقدا وعقيدة    yang secara ETIMOLOGI  [ bahasa ] bermakna MENGIKAT,disebut juga  الإحكام yang berarti MENETAPKAN, التماسك berarti  BERPEGANG TEGUH, التوثّق yang berarti KEPERCAYAAN YANG KUAT,dan disebut juga  الشد بالقوّة

MENGIKAT DENGAN KUAT.

Adapun pengertian AQIDAH secara istilah [ TERMINOLOGI ] ,yaitu ; PERKARA-PERKARA YANG WAJIB DIYAKINI DAN DIBENARKAN OLEH HATI SERTA JIWA AKAN MERASA TENANG DAN TENTRAM KEPADANYA.Sehingga menjadi suatu keyakinan yang sangat kuat tiada terlintas keraguan sama sekali.Yakni keyakinan yang mantap serta tertancap dalam hati yang tidak ada sedikitpun terlintas keraguan bagi orang yang meyakininya.Keyakinan seperti ini disebut “AQIDAH “ karena orang yang meyakini mengikat hati kepadanya.

Lihat  Al Wajiz Fii Aqidah Salaf Shalih Ahli Sunnah walJama’ah karya Syekh Abdullah bn Abd.Hamid al Athari hal.29.

Allah Ta’ala berfirman :

لَا يُؤَاخِذُكُمُ اللَّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ وَلَكِنْ يُؤَاخِذُكُمْ بِمَا عَقَّدْتُمُ الْأَيْمَانَ 

Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja”.

QS.Al Maidah ; 89,Lihat Tafsir Az Zamahsyari dalam menjelaskan ayat ini.

*DEFINISI SUNNAH*

SUNNAH [ السنة ] berasal dari kata  سنّ يسنّ yang secara bahasa [ ETIMOLOGI ] bermakna TINGKAH LAKU [ GAYA HIDUP ] baik yang terpuji maupun yang tercela.

Rasulullaah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda :

لا تتبعنّ سنن من قبلكم شبرا بشبر ودَراعا بدَراع

“ Kamu pasti akan mengikuti jejak orang-orang sebelum kamu [ Yahudi dan Nasrani ] sejengkal demi sejengkal dan selangkah demi selangkah “. Hadits Muttafaq alaih.

Adapun SUNNAH secara istilah [ TERMINOLOGI ] adalah PETUNJUK YANG DATANGNYA DARI RASULILLAAHI shallallaahu alaihi wa sallam baik dari segi KEILMUAN,AQIDAH,UCAPAN,PERBUATAN SERTA KETETAPAN.Lawan dari kata SUNNAH adalah BID’AH .Lihat al Wajiz hal.37.

*DEFINISI JAMA’AH*

JAMA’AH [ الجماعة ]  berasal dari kata    جمع يجمع جمعا yang secara bahasa [ ETIMOLOGI ] bermakna MENGUMPULKAN.Jama’ah adalah kumpulan sekelompok manusia yang mempunyai satu tujuan.

Adapun JAMA’AH secara istilah [ TERMINOLOGI ] adalah KUMPULAN ORANG-ORANG ISLAM,mereka adalah para pendahulu umat ini dari PARA SAHABAT,TABIIN,TABIITTABIIN SERTA ORANG-ORANG YANG MENGIKUTI JEJAK MEREKA SECARA BAIK HINGGA KIAMAT.

Mereka seiman dan sekeyakinan berkumpul menuju satu tujuan yang sama yaitu ; MENGIKUTI PETUNJUK AL QUR’AN DAN AS SUNNAH serta berjalan di atas jalan Rasulillaahi shallallaahu alaihi wa sallam secara zahir dan batin.

Lihat Al Wajiz hal.38.

Kelompok inilah yang terkenal dengan sebutan “ KELOMPOK YANG SELAMAT “ [ الفرق ة الناجية  ]

yang mendapat pertolongan serta ridha Allah Ta’ala dan mendapat jaminan surga.

 

Allah Ta’ala berfirman :

 

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ 

 

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar “.QS.At Taubah ; 100.

 

Rasulullaahi shallallaahu alaihi wa sallam bersabda :

 

  إن هذه الملة  ستفترق على ثلاثِ و سبعين : ثنتان و سبعون في النار ، وواحدة في الجنة، و هي الجماعة” (رواه أحمد و غيره )

و في رواية : “كلهم في النار إلا مله واحدة : ما أنا عليه و أصحابي” رواه الترمذي و حسنه الألباني في صحيح الجامع 5219 

 

“ Sesungguhnya agama islam ini akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga [ 73 ] kelompok, yang tujuh puluh dua [ 72 ] masuk neraka dan yang satu kelompok masuk surga,yang satu kelompok itu adalah “ AL JAMA’AH “.HR.Ahmad dan yang lain.

Dan dalam riwayat lain  Nabi bersabda :

“ Semua masuk neraka kecuali satu kelompok yang akan masuk surga,yaitu kelompok yang mengikuti jalanku dan jalan para sahabatku “.

HR.At Tirmidzi dan dihasankan oleh Syekh Al Albani dalam Shahih al Jami’ Hadits no.5219.

Jadi kelompok Ahli Sunnah walJama’ah adalah kelompok orang-orang yang berpegang teguh kepada sunnah-sunnah Nabi shallallaahu alaihi wa sallam dan para pengikut setianya dari para Sahabat ,Tabi’in,Tabi’ittabi’in serta orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik,mengambil petunjuk dari petunjuk mereka,dan berjalan di atas jalan mereka dalam aqidah,ucapan dan perbuatan.Mereka selalu istiqamah untuk mengikuti Sunnah dan selalu menjauhi bid’ah.Ahli Sunnah walJama’ah akan selalu ada dan mendapat pertolongan dari Allah Ta’ala hingga kiamat.Jika orang yang mengikuti kelompok ini [ Ahli Sunnah walJama’ah ] pastilah akan selamat,dan bagi yang menselisihinya pastilah akan tersesat.

*INILAH AQIDAH AHLI SUNNAH WALJAMA’AH*,yaitu ;

-IMAN KEPADA ALLAH,.,.

-MALAIKAT-MALAIKAT-NYA,.,.

-KITAB-KITAB-NYA,.,.

-RASUL-RASUL-NYA,.,.

-HARI KEBANGKITAN SETELAH MATI,..

-DAN BERIMAN KEPADA BAIK BURUKNYA TAQDIR,.,

*.Termasuk iman kepada Allah yaitu ; Iman kepada Asma’[ nama-nama ] dan sifat-sifat  yang Dia [ Allah ] dan Rasul-Nya tetapkan dan sifatkan kepada diri-Nya dalam Al Qur’an dan As Sunnah tanpa merubah makna [ tahrif ] atau membuang [ ta’thil ],tanpa bertanya bagaimana hakikatnya [ takyif ] dan juga tanpa menyerupakan dengan makhluk-Nya [ tamtsil ].

Akan tetapi Ahli Sunnah walJama’ah beriman bahwa TIDAK ADA SESUATUPUN YANG MENYERUPAI ALLAH DAN DIA-LAH YANG MAHA MENDENGAR DAN MAHA MELIHAT.

Ahli Sunnah wal Jama’ah tidak menafikan / membuang sifat-sifat  Allah yang DIA sifatkan pada diri-Nya,dan tidak merubah kalam-kalam Allah dari tempatnya ataupun merubah makna dengan lafadh-lafadh lain.

Tidak menyelewengkan dalam nama-nama-Nya,ayat-ayat-Nya,sifat-sifat-Nya dan tidak menanyakan bagaimana hakikatnya serta tidak menyerupakan kepada makhluk-Nya.

Sungguh tiada sesuatupun yang menyerupai Allah,tiada tandingan bagi-Nya,tiada yang layak disembah kecuali Dia.

Sungguh Dia-lah [ Allah ] yang lebih tahu terhadap diri-Nya daripada makhluk-Nya.

Allah berfirman :

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُون

 

“ Hanya milik Allah asmaa-ul husna[585], maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya[586]. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjaka”.QS.Al A’raf ; 180.

[585] Maksudnya: nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat Allah.

[586] Maksudnya: janganlah dihiraukan orang-orang yang menyembah Allah dengan nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat dan keagungan Allah, atau dengan memakai asmaa-ul husna, tetapi dengan maksud menodai nama Allah atau mempergunakan asmaa-ul husna untuk nama-nama selain Allah.

*.Ahli Sunnah walJama’ah juga meyakini dan menetapkan bahwa Allah mempunyai dua tangan dan jari-jemari .

Allah berfirman :

وَقَالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنْفِقُ كَيْفَ يَشَاءُ 

 

” Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu[ kikir ], sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu[427] dan merekalah yang dila’nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki “.QS.Al Maidah ; 64.

 

 

عن عبدالله بن مسعود رضي الله عنه قال: جاء حبر من الأحبار إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: يا محمد إنا نجد أن الله عز وجل يجعل السموات على أصبع والأرضين على أصبع، والشجر على أصبع والماء والثرى على أصبع، وسائر الخلق على أصبع فيقول: أنا الملك. فضحك رسول الله صلى الله عليه وسلم حتى بدت نواجذه تصديقاً لقول الحبر ثم قرأ رسول الله صلى الله عليه وسلم: { وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ } 

Ibnu Mas’ud Radhiyallaahu anhu menuturkan :

“ Telah datang seorang dari ulama Yahudi kepada Rasulillaahi shallallaahu alaihi wa sallam dan ia berkata : “ Wahai Muhammad !,.Sungguh kami menjumpai [ dalam kitab suci kami ] bahwa Allah akan meletakan semua langit di atas satu jari,semua bumi di atas satu jari,pohon-pohon di atas satu jari,semua air di atas satu jari,tanah di atas satu jari,dan seluruh makhluk di atas satu jari,kemudian Allah berfirman : “ Akulah Sang Penguasa “.

Ketika Rasulullaahi shallallaahu alaihi wa sallam mendengar penuturan ulama Yahudi itu seraya beliau tertawa hingga tampak gigi-gigi beliau sebagai ungkapan untuk membenarkan penuturan orang Yahudi itu,kemudia beliau membacakan firman Allah :

“ Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya[1316]. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan “.

QS.Az Zumar ; 67.

[1316]. Ayat ini menggambarkan kebesaran dan kekuasaan Allah dan hanya Dialah yang berkuasa pada hari kiamat.

-Kisah ini terdapat dalam Shahih al Bukhari dan Muslim.

*BAGI PARA IKHWAN YANG TIDAK SETUJU DENGAN AQIDAH  AHLI SUNNAH WALJAMA’AH INI SILAHKAN MEMBANTAHNYA SECARA ILMIAH DAN DENGAN HUJJAH  YANG SHAHIH*.

Al Maraaji’ / Referensi :

-Tafsir Az Zamahsyari

-Shahih al Bukhari

-Shahih Muslim

-Al Aqidah Al Washitiyyah – Ibnu Taimiyyah

 dengan Syarah dari Syekh Al Othemin dan Al Fauzan

-Kitab At Tauhid – Muhammad bn Abdulwahhab

-Al Wajiz fii Aqidah Salaf Shalih – Abdullah bn Abd.Hamid  al Athari

*INILAH AQIDAH SALAF SHALIH AHLI SUNNAH WALJAMA’AH *
by Abu Faza on Friday, December 23, 2011 at 4:29am ·

Bismillaahirrahmaanirrahiim,.,.

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala,shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulillaahi shallallaahu alaihi wa sallam,beserta keluarga dan para sahbtnya.

Mempelajari  Aqidah yang benar  [ shahih ] serta mengajarkan kepada manusia baik secara lisan maupun tulisan adalah sebaik-baik aktifitas dan amal dalam kehidupan ini.Terlebih disaat manusia dalam kesesatan,jauh dari Aqidah yang benar.Telah begitu merasuk dan merusaknya aqidah-aqidah batil serta  merajalelanya syubhat-syubhat yang begitu dahsyat menerpa umat.

Menjadikan manusia jauh meninggalkan aqidah  yang benar yaitu ; “ AQIDAH SALAF SHALIH AHLI SUNNAH WALJAMA’AH “.Bahkan aqidah ini telah menjadi asing dan dianggap aneh bagi mayoritas umat islam.Kebanyakan dari mereka telah mengikuti aqidah-aqidah batil ahli kalam dari kelompok Asy’ariyah,al Maturidiyah,Ahmadiyah, Syi’ah dan lainnya.Mereka telah menganggap dan meyakini bahwa aqidah seperti itulah yang paling benar.

Semoga catatan yang ringkas ini dapat mengungkap syubhat-syubhat dalam aqidah serta dapat menjadi sarana  pencerahan bagi kita dan umat islam secara umum,Aamiin yaa Mujib as Saailiin wa Huwa al Qadiir wa al Musta’aan.

*DEFINISI AQIDAH *;

AQIDAH  [ العقيدة ] berasal dari kataعقد يعقد عقدا وعقيدة    yang secara ETIMOLOGI  [ bahasa ] bermakna MENGIKAT,disebut juga  الإحكام yang berarti MENETAPKAN, التماسك berarti  BERPEGANG TEGUH, التوثّق yang berarti KEPERCAYAAN YANG KUAT,dan disebut juga  الشد بالقوّة

MENGIKAT DENGAN KUAT.

Adapun pengertian AQIDAH secara istilah [ TERMINOLOGI ] ,yaitu ; PERKARA-PERKARA YANG WAJIB DIYAKINI DAN DIBENARKAN OLEH HATI SERTA JIWA AKAN MERASA TENANG DAN TENTRAM KEPADANYA.Sehingga menjadi suatu keyakinan yang sangat kuat tiada terlintas keraguan sama sekali.Yakni keyakinan yang mantap serta tertancap dalam hati yang tidak ada sedikitpun terlintas keraguan bagi orang yang meyakininya.Keyakinan seperti ini disebut “AQIDAH “ karena orang yang meyakini mengikat hati kepadanya.

Lihat  Al Wajiz Fii Aqidah Salaf Shalih Ahli Sunnah walJama’ah karya Syekh Abdullah bn Abd.Hamid al Athari hal.29.

Allah Ta’ala berfirman :

لَا يُؤَاخِذُكُمُ اللَّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ وَلَكِنْ يُؤَاخِذُكُمْ بِمَا عَقَّدْتُمُ الْأَيْمَانَ 

 

Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja”.

QS.Al Maidah ; 89,Lihat Tafsir Az Zamahsyari dalam menjelaskan ayat ini.

 

 

*DEFINISI SUNNAH*

 

SUNNAH [ السنة ] berasal dari kata  سنّ يسنّ yang secara bahasa [ ETIMOLOGI ] bermakna TINGKAH LAKU [ GAYA HIDUP ] baik yang terpuji maupun yang tercela.

 

Rasulullaah shallallaahu alaihi wa sallam bersabda :

 

لا تتبعنّ سنن من قبلكم شبرا بشبر ودَراعا بدَراع

“ Kamu pasti akan mengikuti jejak orang-orang sebelum kamu [ Yahudi dan Nasrani ] sejengkal demi sejengkal dan selangkah demi selangkah “. Hadits Muttafaq alaih.

 

Adapun SUNNAH secara istilah [ TERMINOLOGI ] adalah PETUNJUK YANG DATANGNYA DARI RASULILLAAHI shallallaahu alaihi wa sallam baik dari segi KEILMUAN,AQIDAH,UCAPAN,PERBUATAN SERTA KETETAPAN.Lawan dari kata SUNNAH adalah BID’AH .Lihat al Wajiz hal.37.

 

 

*DEFINISI JAMA’AH*

 

JAMA’AH [ الجماعة ]  berasal dari kata    جمع يجمع جمعا yang secara bahasa [ ETIMOLOGI ] bermakna MENGUMPULKAN.Jama’ah adalah kumpulan sekelompok manusia yang mempunyai satu tujuan.

 

Adapun JAMA’AH secara istilah [ TERMINOLOGI ] adalah KUMPULAN ORANG-ORANG ISLAM,mereka adalah para pendahulu umat ini dari PARA SAHABAT,TABIIN,TABIITTABIIN SERTA ORANG-ORANG YANG MENGIKUTI JEJAK MEREKA SECARA BAIK HINGGA KIAMAT.

Mereka seiman dan sekeyakinan berkumpul menuju satu tujuan yang sama yaitu ; MENGIKUTI PETUNJUK AL QUR’AN DAN AS SUNNAH serta berjalan di atas jalan Rasulillaahi shallallaahu alaihi wa sallam secara zahir dan batin.

Lihat Al Wajiz hal.38.

Kelompok inilah yang terkenal dengan sebutan “ KELOMPOK YANG SELAMAT “ [ الفرق ة الناجية  ]

yang mendapat pertolongan serta ridha Allah Ta’ala dan mendapat jaminan surga.

 

Allah Ta’ala berfirman :

 

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ 

 

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar “.QS.At Taubah ; 100.

 

Rasulullaahi shallallaahu alaihi wa sallam bersabda :

 

  إن هذه الملة  ستفترق على ثلاثِ و سبعين : ثنتان و سبعون في النار ، وواحدة في الجنة، و هي الجماعة” (رواه أحمد و غيره )

و في رواية : “كلهم في النار إلا مله واحدة : ما أنا عليه و أصحابي” رواه الترمذي و حسنه الألباني في صحيح الجامع 5219 

 

“ Sesungguhnya agama islam ini akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga [ 73 ] kelompok, yang tujuh puluh dua [ 72 ] masuk neraka dan yang satu kelompok masuk surga,yang satu kelompok itu adalah “ AL JAMA’AH “.HR.Ahmad dan yang lain.

Dan dalam riwayat lain  Nabi bersabda :

“ Semua masuk neraka kecuali satu kelompok yang akan masuk surga,yaitu kelompok yang mengikuti jalanku dan jalan para sahabatku “.

HR.At Tirmidzi dan dihasankan oleh Syekh Al Albani dalam Shahih al Jami’ Hadits no.5219.

Jadi kelompok Ahli Sunnah walJama’ah adalah kelompok orang-orang yang berpegang teguh kepada sunnah-sunnah Nabi shallallaahu alaihi wa sallam dan para pengikut setianya dari para Sahabat ,Tabi’in,Tabi’ittabi’in serta orang-orang yang mengikuti jejak mereka dengan baik,mengambil petunjuk dari petunjuk mereka,dan berjalan di atas jalan mereka dalam aqidah,ucapan dan perbuatan.Mereka selalu istiqamah untuk mengikuti Sunnah dan selalu menjauhi bid’ah.Ahli Sunnah walJama’ah akan selalu ada dan mendapat pertolongan dari Allah Ta’ala hingga kiamat.Jika orang yang mengikuti kelompok ini [ Ahli Sunnah walJama’ah ] pastilah akan selamat,dan bagi yang menselisihinya pastilah akan tersesat.

*INILAH AQIDAH AHLI SUNNAH WALJAMA’AH*,yaitu ;

-IMAN KEPADA ALLAH,.,.

-MALAIKAT-MALAIKAT-NYA,.,.

-KITAB-KITAB-NYA,.,.

-RASUL-RASUL-NYA,.,.

-HARI KEBANGKITAN SETELAH MATI,..

-DAN BERIMAN KEPADA BAIK BURUKNYA TAQDIR,.,

*.Termasuk iman kepada Allah yaitu ; Iman kepada Asma’[ nama-nama ] dan sifat-sifat  yang Dia [ Allah ] dan Rasul-Nya tetapkan dan sifatkan kepada diri-Nya dalam Al Qur’an dan As Sunnah tanpa merubah makna [ tahrif ] atau membuang [ ta’thil ],tanpa bertanya bagaimana hakikatnya [ takyif ] dan juga tanpa menyerupakan dengan makhluk-Nya [ tamtsil ].

Akan tetapi Ahli Sunnah walJama’ah beriman bahwa TIDAK ADA SESUATUPUN YANG MENYERUPAI ALLAH DAN DIA-LAH YANG MAHA MENDENGAR DAN MAHA MELIHAT.

Ahli Sunnah wal Jama’ah tidak menafikan / membuang sifat-sifat  Allah yang DIA sifatkan pada diri-Nya,dan tidak merubah kalam-kalam Allah dari tempatnya ataupun merubah makna dengan lafadh-lafadh lain.

Tidak menyelewengkan dalam nama-nama-Nya,ayat-ayat-Nya,sifat-sifat-Nya dan tidak menanyakan bagaimana hakikatnya serta tidak menyerupakan kepada makhluk-Nya.

Sungguh tiada sesuatupun yang menyerupai Allah,tiada tandingan bagi-Nya,tiada yang layak disembah kecuali Dia.

Sungguh Dia-lah [ Allah ] yang lebih tahu terhadap diri-Nya daripada makhluk-Nya.

Allah berfirman :

وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُون

 

“ Hanya milik Allah asmaa-ul husna[585], maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya[586]. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjaka”.QS.Al A’raf ; 180.

[585] Maksudnya: nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat Allah.

[586] Maksudnya: janganlah dihiraukan orang-orang yang menyembah Allah dengan nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat dan keagungan Allah, atau dengan memakai asmaa-ul husna, tetapi dengan maksud menodai nama Allah atau mempergunakan asmaa-ul husna untuk nama-nama selain Allah.

*.Ahli Sunnah walJama’ah juga meyakini dan menetapkan bahwa Allah mempunyai dua tangan dan jari-jemari .

Allah berfirman :

وَقَالَتِ الْيَهُودُ يَدُ اللَّهِ مَغْلُولَةٌ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا بِمَا قَالُوا بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنْفِقُ كَيْفَ يَشَاءُ 

 

” Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu[ kikir ], sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu[427] dan merekalah yang dila’nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki “.QS.Al Maidah ; 64.

 

 

عن عبدالله بن مسعود رضي الله عنه قال: جاء حبر من الأحبار إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: يا محمد إنا نجد أن الله عز وجل يجعل السموات على أصبع والأرضين على أصبع، والشجر على أصبع والماء والثرى على أصبع، وسائر الخلق على أصبع فيقول: أنا الملك. فضحك رسول الله صلى الله عليه وسلم حتى بدت نواجذه تصديقاً لقول الحبر ثم قرأ رسول الله صلى الله عليه وسلم: { وَمَا قَدَرُوا اللَّهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّماوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ } 

Ibnu Mas’ud Radhiyallaahu anhu menuturkan :

“ Telah datang seorang dari ulama Yahudi kepada Rasulillaahi shallallaahu alaihi wa sallam dan ia berkata : “ Wahai Muhammad !,.Sungguh kami menjumpai [ dalam kitab suci kami ] bahwa Allah akan meletakan semua langit di atas satu jari,semua bumi di atas satu jari,pohon-pohon di atas satu jari,semua air di atas satu jari,tanah di atas satu jari,dan seluruh makhluk di atas satu jari,kemudian Allah berfirman : “ Akulah Sang Penguasa “.

Ketika Rasulullaahi shallallaahu alaihi wa sallam mendengar penuturan ulama Yahudi itu seraya beliau tertawa hingga tampak gigi-gigi beliau sebagai ungkapan untuk membenarkan penuturan orang Yahudi itu,kemudia beliau membacakan firman Allah :

“ Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya[1316]. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan “.

QS.Az Zumar ; 67.

[1316]. Ayat ini menggambarkan kebesaran dan kekuasaan Allah dan hanya Dialah yang berkuasa pada hari kiamat.

-Kisah ini terdapat dalam Shahih al Bukhari dan Muslim.

*BAGI PARA IKHWAN YANG TIDAK SETUJU DENGAN AQIDAH  AHLI SUNNAH WALJAMA’AH INI SILAHKAN MEMBANTAHNYA SECARA ILMIAH DAN DENGAN HUJJAH  YANG SHAHIH*.

Al Maraaji’ / Referensi :

-Tafsir Az Zamahsyari

-Shahih al Bukhari

-Shahih Muslim

-Al Aqidah Al Washitiyyah – Ibnu Taimiyyah

 dengan Syarah dari Syekh Al Othemin dan Al Fauzan

-Kitab At Tauhid – Muhammad bn Abdulwahhab

-Al Wajiz fii Aqidah Salaf Shalih – Abdullah bn Abd.Hamid  al Athari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s